Minggu, 03 Juli 2011

Gunung Soputan Meletus, Debu 2 Cm Mengendap di Rumah Warga

Gunung Soputan


Kotamobagu - Abu vulkanik yang berasal dari erupsi dan semburan material pijar Gunung Soputan, di Provinsi Sulawesi Utara sudah mulai berkurang. Namun demikian, debu sudah sempat sampai ke pemukiman warga dengan ketebalan mencapai 2 centimeter.
"Sejauh ini semburan abu vulkanik mulai berkurang, namun di daerah Minahasa Tenggara, tepatnya di Tombatu dan Ratahan debu sudah mencapai 2 cm di daerah pemukiman penduduk," ujar Staf Khusus Gubernur Sulawesi Utara, Jackson Kumaat, dalam rilisnya yang diterima detikcom, Minggu (3/7/2011) siang.
Jackson mengatakan, sejak Gunung Soputan menunjukkan adanya peningkatan aktivitas, Gubernur Sulut SH Sarundajang, didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Hoyke Makarawung, dan Staf Khusus Bidang Komunikasi Publik, Michael Umbas langsung meninjau lokasi bencana dimulai dari Pos Pemantauan Vulkanologi di Maliku Minsel. Pemerintah setempat juga terus melakukan pemantau intensif perkembangan Gunung Soputan.
"Pak Gubernur juga telah menyiagakan unit-unit bantuan di samping antisipasi tanggap darurat," katanya.
Status Gunung Soputan mengalami perubahan dari waspada ke siaga sejak tanggal 2 Juli 2011 pukul 23.00 WITA. Minggu (3/7)pagi ini pukul 06.03 WITA, gunung terebut mulai masuk pada fase erupsi, berupa erupsi strombolian (semburan material pijar) setinggi 6000 meter yang disertai awan panas yang mengarah ke sisi barat Gunung Soputan. Tahun 2008 silam, awan panas guguran mencapai jarak 6,5 km dari puncak, hingga menyebabkan kebakaran hutan, namun tidak ada korban jiwa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar